Ikhwan berkacamata itu..

Bismillahirrahmanirrahim~

Entah harus dari mana kisah ini bermula, yang aku tau baru kemarin kita berjuang bersama dan berada dibawah naungan bendera yang sama, lantai 3 UPT BSMKU menjadi saksi bahwa aku tak sendiri berjuang di ruang itu. mungkin terlambat aku menyadari bahwa kami pernah ‘mengenal’ sebelum ini.

 

Rasanya baru kemarin dia berdiri didepan kami, mebagikan ilmu pada seisi kelas. Tapi sekarag dia pergi menemui penciptanya. Baru kemarin kami belajar tentang alam barzakh bersama, namun kini ianya mendahului kami mengunjungi tempat itu.

 

Ikhwan itu, aku selalu mampu mengenalinya dari kemeja yang ia kenakan. Kotak-kotak abu-abu hitam. Dengan kacamata dan wajah penuh antusias.

 

Pernah, saat seisi kelas itu menilai buruk aksi, aku menyanggahnya, dan dia menolehku seolah setuju dengan pendapat yang aku lontarkan.

 

Aku tentu saja tak berani mengenalnya lebih jauh, cukup tau tanpa kenal saja.

 

Bendera itu, pernah menyatukan kami dalam perjuangan membela negara. Bendera itu, pernah menyatukan kami dalam ukhuwah penuh cinta, walau tapa sebut nama tanpa bersitatap apalagi berjabat. Tapi hati hati kami telah saling bertaut.

 

Bendera itu, sempat menjadi saksi mimpi kami yang belum tercapai, dan tentu saja mimpinya yg takkan tercapai :’(

 

Belum banyak perjuangan yang kita lakukan, belum lama kita bersama dijalan ini, tapi Allah sudah memanggilnya. Allah sudah memintanya kembali melalui sakit yg ia derita. Hepatitis dan typus :’)

Ahh saudaraku, satu-satunya hal yang membuat kami begitu terluka ialah kepergiamu yang begitu mengejutkan. Kau mampu sembunyikan sakitmu dengan sifat pendiammu . kau seolah baik baik saja. semua terjadi dengan begitu mengejutkan.

 

Tapi, memang seperti itulah kematian. Dia tak mengenal kata tunggu, dia memilih siapa saja yang Ia kehendaki. Tua atau muda, sehat atau sakit, miskin atau kaya. Semuanya sama. jika Dia sudah menunjuk, kematian takkan ingkar.

 

Selamat jalan saudaraku. Selamat jalan kawan sperjuanganku semoga Allah ampuni semua khilafmu . mungkin kini kamu, tapi besok bisa jadi kita atau….

-selamat jalan Yulianto, Kader KAMMI UJ 2013, FE 2013, PAI 04 2013-

 

Jember, 8 hari menuju 2014,

21.08 WIB

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *